Saturday, January 10, 2009

Turkey - Merhaba Ankara

11.52 ANKARA TIME (MARCH 25)

Pesawat mendarat jam 11.52 waktu Turki. Mendarat di Esenboga Havalimani, Ankara.

Waktu landing pesawatnya sempat bumpy. Dan akhirnya kita mendarat dengan selamat di Esenboga Havalimani.
Airport dalam bahasa Turki adalah havalimani.

MERHABA ANKARA - Halo Ankara.
Dari pesawat ke bandara kita melewati setellite. Satellite di Esenboga berkesan modern, tetapi berukuran lebih kecil dibanding dengan satellite di Indonesia.
Satellite atau di negara kita lebih dikenal dengan istilah 'belalai' ini menghubungkan kita ke lantai dua bandara. Dan kita harus turun ke lantai 1 untuk mengambil bagasi kita.
Bandara Esenboga terlihat modern walau kesannya terlalu sepi. Mungkin karena ini terminal domestik.
Dari dalam bandara kita bisa melihat luas ke arah dalam bandara (parkiran pesawat) dan juga ke arah luar bandara.
Di kejauhan terlihat mba' Ante melambai-lambai. Mba' Ante memang menyempatkan diri untuk menjemput rombongan kita.


Papa dan mama ke toilet. Koper-koper bawaan sekarang tidak perlu troley lagi untuk membawanya. Karena jarak dari belt conyevor ke luar cukup dekat.
Tips: bila harus membawa koper yang besar, sebaiknya pilihlah yang ada rodanya. Sehingga mudah ditarik.

Di terminal domestik kita tidak perlu pengurusan pabean. Karean secara resmi kita sudah masuk ke negara Turki di Istanbul.
Bertemu dengan mba' Ante kita kangen-kangenan, karena sudah 1 tahun tidak bertemu.
Mobil yang menjemput kita cukup besar, Mercy Vito.

Dari terminal ke arah apartmen mba' Ante lumayan jauh. Untuk mengetahui arah airport dan tempat tinggal mba' Ante aku melihat dari majalah Skylife, majalah Turkish Air yang kuambil dari pesawat tadi.
Tips penting, kalau kita bepergian dengan pesawat, majalah pesawat adalah sumber informasi yang akan sangat membantu memberikan informasi tentang kota yang akan kita tuju.
Paling tidak kita memdapatkan informasi walau hanya sedikit.
Bandara Esenboga berada di utara Ankara, sedangkan mba' Ante tinggal di daerah Cankaya, yaitu bagian selatan Ankara.

Dalam perjalanan, kita melewati beberapa titik landmark kota. Wah sepertinya ini nantinya menjadi tujuan petualangan kita. Senengnya.
Lalu lintas Ankara lumayan ramai, tetapi tidak menimbulkan kemacetan. Kendaraan berjalan di sebelah kanan, kebalikan dengan di Indonesia.
Mobil kebanyakan stir kiri, tapi banyak juga yang stir kanan.
Sepertinya hari ini kita tidak bakal jalan-jalan karena semuanya pasti capek.

Akhirnya kita sampai ke aparment mba' Ante. Lokasinya berada di areal pemukiman. Selatan Ankara adalah daerah pemukiman.
Senang akhirnya bisa sampai. Ada banyak kesempatan untuk istirahat. Ketemu dengan keponakan-keponakan.
Rencananya kita akan tinggal di Ankara selama 3 hari. Buatku 3 hari ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Sebab sesuai rencana perjalanan aku tidak bakal kembali ke Ankara. Lain halnya dengan rombongan yang lain yang akan kembali ke Ankara dan beberapa akan tinggal cukup lama di sana.






Sesorean hari ini cukup untuk mengagumi kota Ankara dari lantai 8. Itu pun jauh dari pusat kota. Dan malammnya keluar sebentar ke mini mart untuk belanja buat sarapan besok.
Kupikir temperatur malam hari tidak begitu jauh berbeda dengan suhu siang hari. Ternyata dingin sekali, padahal aku hanya pake kaos tipis dan celana tanggung. Phuuuif......
Di mini mart aku sempet tertarik melihat roti tipis seperti canai. Beberapa orang menyebutnya pita. Aku beli beberapa. Lumayan buat menghilangkan keingintahuanku dan besok buat sarapan.

Sesampai di rumah, keluarkan semua informasi mengenai tentang Ankara. Dan tanya beberapa informasi tentang Ankara ke mba' Ante.
Dari Jakarta saya sudah bawa 'kamus sakti' buat traveler yaitu buku Lonely Planet.
Tapi sebaiknya jangan terlalu percaya dengan 1 sumber infromasi saja.

END OF DAY ONE

No comments: