Ha ha ha ha.......... spontan tertawa Dodo ketika Julian menceritakan pengalaman pribadinya. Awalnya mau curhat, tapi yang dia ceritakan diluar dugaan.
Julian keturunan chinese, dia bukan tipe popular dan tidak menonjol di kelas. Biasa saja, malah terkesan tersisihkan. Pintar? Biasa saja. Ganteng? Jauh dech dari ganteng. Tapi karena Dodo gak milih-milih teman, dan beberapa orang nyaman untuk cerita ke dia, jadi lah Julian curhat.
Ceritanya lembar ulangan baru saja dikumpulkan. Julian mendekati Dodo. Sebenarnya mereka tidak duduk bersebelahan. Julian ada dua baris di belakang Dodo. "Do, masa aku sering 'mucrat' kalo gelisah!!", Julian membuka pembicaraan dengan logat dan gaya bahasanya yang khas ke-jawa chinese-an nya itu.
Waxx!!! kenapa pula ini, pikir Dodo. "Kadang-kadang kalo waktu ulangan sudah habis, dan aku belum menyelesaikan semua soal yang ada, aku juga 'muncrat'!", tmbahnya lagi. Wu ha ha ha ha ha, spontan Dodo tertawa. "Sorry ya bukan bermaksud mentertawakan. Tapi masa iya sech?". Dodo terheran-heran. "Kayaknya gak mungkin!"
"Coba dech, kapan-kapan. Kalo kamu gak percaya", Julian meninggalkan Dodo. Terlihat raut mukanya tanda kecewa.
Persoalan itu masih saja berputar-putar di kepala Dodo. Masa sih, tanyanya sendiri seakan dia butuh kepastian / pembenaran.
Satu bulan berlalu. Dan musim ulangan kembali, menghajar kita-kita untuk sibuk belajar. Ahh pengalaman Julian patut dicoba, pikir Dodo. Selama ini kan aku selalu mengerjakan semua soal ulangan tepat pada waktunya dengan target mendapat nilai yang baik pula. Coba kalau aku tetap dengan target nilai yang baik, tetapi "speed" untuk menyelesaikan soal2 itu aku perlambat.
Lembaran soal-soal ulangan dibagikan. Dodo membaca sekilas soal-soal yang ada. Kemudian dia sibuk memperhatikan teman-temannya. Rico dua baris di depannya, seperti biasa sibuk dengan kertas-kertas contekannya. Si cantik Light tekun mengerjakan soal-soal itu satu persatu. Priyo teman sebangku Dodo, terlihat gelisah menunggu lemparan kertas dari Rico.
"Lima menit lagi waktu habis. Jadi semua kertas jawaban harap dikumpulkan ke depan setelah 5 menit". Deggg.... lamunan Dodo buyar. Gila ini baru setengah jalan. Belum semua jawaban terisi. Mana mungkin 5 menit ini bisa selesai semua. Isi apa adanya sajalah.
Dikejar waktu dengan perasaan berdebar-debar. Detak jantungnya mulai bedetak kencang. Kepala mulai terasa panas. Eeeh perasan apa pula ini. Ehhh rasanya seperti melayang, seperti ada yang begetar di kemaluannya. Hsssshh, perasaan itu naik ke ubun-ubun. Plassssh..... "S**t, kenapa celana ku basah." BA*#S@T, ini benar-benar terjadi. Benar apa kata Julian. Perasaan ini gak bisa ditahan. Gelisah dan enak, semuanya campur jadi satu. Ternyata itu tidak bohong. Dan Dodo sendiri mengalaminya, terduduk bengong di bangkunya.
Tuesday, December 25, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)











No comments:
Post a Comment